Bahasa

oleh AMIN R ISKANDAR

Ketika kata hanya sebatas dicipta.
Tidaklah beda dari sekedar hiasan lisan belaka.
Di telinga terdengar merdu.
Di mata nampak prilaku yang pilu.

Ketika kata, tak dicipta pula.
Apa bisa merajut karya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s