Mengeja Jalanmu

Olah AMIN R ISKANDAR

lama aku mengeja bait demi bait jalanmu.

setiap tikungan adalah garis lampahmu.

persyarikatan bukanlah hambatan.

melainkan kesampaian tujuan adalah harapan.

sesekali dalam persimpangan,

memilih arah tekadkan pilihan.

jalanmu meski terjal kian memaksa,

menuntun arah kaki hingga ujungnya.

bukan misteri bukan pula daun,

bayangnmu hanya hadir di balik embun.

bukan misteri bukan pula aksara,

mengenangmu sepanjang jalan kereta.

lagi-lagi aku berlama mengeja jalanmu.

tidaklah mudah ternyata hingga memahami.

akibat terlalu tebal embun di hulu.

jalanmu tetaplah aku arungi.

nun jauh cakrawala,

tetap pula kutemukan jejakmu.

bukan tiga bukan pula dua,

cukuplah satu untuk bermadu.

Jakarta, 21 Agustus 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s