Kau, Sinar Fajar Pembuka Mata

Oleh Rika Samui

Waktu itu, kehadiran yang mencerahkan setiap pandangan begitu dinantikan.

Kehebatan pemikiran dengan imajinasi-imajinasi tak terbatas dan tak berteori hanya menjadi sel-sel mungil yang menyempil di setiap sudut pengetahuan yang sudah kau genggam.

Aura pancaran sosok baru menyala, menangkap daya tarik yang selama ini tersembunyi. Kami yang baru saja melihat keberadaan asing, tak dapat menahan kilatan cahaya silau yang menandakan betapa berharganya kehadiran yang kau berikan.

Otak, otak yang kami miliki, hanyalah seonggok benda berlendir di dalam tempurung sempit, gelap dan pengap. Sementara itu, otak yang kau miliki, bagaikan lautan luas tak terbatas, berisi sejuta mutiara indah berkilauan.

Setiap perkataan, ucapan, dan perbuatan yang kau tunjukan, membuka setiap pintu hitam yang selama ini tertutup membungkam dan mencengkram setiap pahala yang ingin kami dapatkan.

Jilatan api neraka, semakin hari semakin mendekat. Namun kini, kau datang, menebas percikan-percikan panas dengan pedang fatamorgana kepahlawanan.

Kau.

Malaikat utusan penabur kecerdasan.

Kau.

Terlahir sebagai kunci kehidupan. Dan,

Karena kau.

Sinar fajar pembuka mata.

Penulis; Siswa SMA Muhammadiyah 2 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s